<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Geopolitik on Logistik Udara dan Laut Global</title><link>https://logistikudaradanlaut.com/categories/geopolitik/</link><description>Recent content in Geopolitik on Logistik Udara dan Laut Global</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2026 08:20:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://logistikudaradanlaut.com/categories/geopolitik/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Navigasi Krisis: Dampak Ketegangan Geopolitik terhadap Jalur Logistik Global</title><link>https://logistikudaradanlaut.com/posts/geopolitics-supply-chain/</link><pubDate>Mon, 05 Jan 2026 08:20:00 +0700</pubDate><guid>https://logistikudaradanlaut.com/posts/geopolitics-supply-chain/</guid><description>&lt;p&gt;Dalam dekade terakhir, narasi logistik global telah bergeser secara dramatis dari fokus tunggal pada efisiensi biaya dan kecepatan (Just-in-Time) menuju ketahanan dan keamanan (Just-in-Case). Pergeseran tektonik ini tidak terjadi dalam ruang hampa, melainkan didorong oleh serangkaian ketegangan geopolitik yang memanas di berbagai belahan dunia. Rantai pasok, yang dulunya dianggap sebagai pipa saluran perdagangan yang netral, kini telah menjadi medan pertempuran proksi, alat tawar-menawar diplomatik, dan korban utama dari konflik bersenjata.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>